Berpisah dengan Anak dan Istrinya, Ajun Berbagi ‘Kamar’ dengan 10 Kambing

9

Nasib Ajun Juhaeni (53) Warga Kampung Batu tumpang, RT 23/03,Desa Palasari, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi harus berbagi ‘kamar‘ dengan kambing milik saudaranya.

Laki-laki setengah abad itu, harus tidur dan bertempat tinggal dengan sepuluh ekor kambing milik orang lain. Hanya bersekat bambu, tempat tinggal Ajun yang berada diatas kandang tercium bau kotoran kambing.

Kotoran kambing milik tetangga menjadi aroma yang harus dihisap hampir setiap saat. Kendati merasa cukup menjijikkan, tapi Ajun hanya bisa pasrah. Padahal dia berada di sana hampir tiga bulan lamanya.

“Saya hanya bisa pasrah, bau memang. Tapi harus bagaimana lagi,” katanya.

Ajun Juhaeni mengatakan ‘kamar tidur’, yang kini disulap menjadi tempat tinggal sehari hari, berukuran 2×2 meter menjadi pilihan terakhirnya. Dia memilih tinggal di sana pasca berpisah dengan istri dan kedua anaknya di Cicemet Provinsi Banten.

Kamar yang tidak layak huni sama sekali tidak ada fasilitas lainnya. Termasuk kamar mandi dan dapur, hanya beralaskan tikar ‘kucel’ pemberian tetangganya.

Sebenarnya, dia tinggal disana tidaklah gratis. Konpensasi yang harus ditanggung, dia tidak hanya harus bekerja mencari rumput. Tapi Ajun harus meng ‘anggon’ ke sepuluh kambing tersebut.

“Saya hanya mengandalkan mengurus kambing saja. Ini kambing juga bukan milik saya, saya hanya mengurus saja, jika ada hasil akan dibagi atau maparo,” katanya.

Sebenarnya, kata Ajun, sempat memiliki tanah, tapi telah dijual untuk keperluan biaya resepi pernikahan anaknya. Sehingga, kini dia harus terlunta lunta mencari tempat tinggal.

“Dan pilihan terakhir, kini menjadikan kandang kambing menjadi tempat tidur,” katanya.

Ketua RT 023 Saepullah membenarkan Ajun sudah lama tinggal di sana. Dia harus membagikan tempat tidur dengan kambing peliharaannya.

“Untuk mempertahankan kebutuhan hidup sehari hari, dia mengurus kambing. Penghasilannya yang tidak seberapa dipergunakan untuk makan sehari hari,” katanya.***

Sumber : PIKIRAN RAKYAT

You might also like