Diminta Keluarkan Fatwa Hapus Puasa Ramadhan, Begini Tanggapan MUI

608

Sekretaris Jenderla Majelis Ulama Indonesi (MUI) Anwar Abbas menanggapi permintaan sejumlah pihak yang mengusulkan MUI keluarkan fatwa agar tidak puasa Ramadhan di tengah pandemi corona.

Menurutnya puasa justru akan meningkatkan imunitas tubuh.

“Apakah karena ada Covid-19? Sementara mereka duga puasa bisa menurunkan imunitas?

Kegiatan berpuasa yang dilakukan oleh orang yang sehat, kegiatan puasanya itu malah justru merupakan suatu mekanisme pelatihan untuk meningkatkan status imunitas dari tubuhnya,” kata Anwar seperti dilansir CNNIndonesia, Senin (20/4/2020).

Anwar menjelaskan bahwa puasa akan membuat keadaan yang memperburuk daya tubuh menjadi hilang.

Ia mengutip pertanyaan Nabi Muhammas SAW bahwa puasa justru akan membuat orang menjadi lebih sehat.

“Kenapa bisa demikian? Karena dengan kita berpuasa, kadar imunitas diri kita justru bisa diperbaiki dan ditingkatkan,” ujarnya.

Meski demikian, Anwar menambahkan bahwa ada beberapa golongan yang tidak diperkenankan puasa Ramadhan.

Antara lain musafir, orang tua yang sudah renta, orang hamil dan menyusui, serta orang sakit. Namun di kemudian hari harusnya menggantinya atau dengan membayar fidyah.

Sumber : suarapriangan.com

You might also like