Ini Besaran Membayar Zakat Fitrah Ramadhan Tahun Ini di Semua Kabupaten dan Kota di Jawa Barat

5

Berikut ini jumlah atau besaran membayar zakat fitah di seluruh kota dan kabupaten di Jawa Barat lengkap dengan ketentuan dan tata cara membayar zakat fitrah

Badan Amil Zakat Nasional ( BaznasJawa Barat resmi menetapkan besaran zakat fitrah tahun ini.

Penetapan besaran zakat fitrah berikut ini berlaku untuk seluruh kota dan kabupaten di Jawa Barat.

Seperti diketahui zakat fitrah dibayarkan dalam bentuk makanan pokok (beras) dengan besaran 2,5 kilogram.

Besaran tersebut juga bisa dihitung dalam jumlah liter berarti 3,5 liter per jiwa.

Adapun bila dikonversikan dalam bentuk uang maka disesuaikan denagn harga pasar masing-masing kota atau kabupaten setempat.

Berikut ini rincian besaran standar zakat fitrah dalam bentuk uang di kota atau kabupaten di Jawa Barat.

Kota Bandung Rp 30.000
Kabupaten Bandung Rp 30.000
Kota Cimahi Rp. 30.000
Kab. Bandung Barat Rp 30.000
Kab. Cianjur Rp 30.000 dan atau Rp. 40.000
Kab. Sukabumi Rp. 27.500
Kota Sukabumi Rp. 30.000
Kab. Bogor Rp. 35.000
Kota Bogor Rp.35.000
Kota Depok Rp. 37.500
Kab. Bekasi Rp. 40.600
Kota Bekasi Rp 40.000
Kab. Karawang Rp. 32.000
Kab. Purwakarta Rp 30.000
Kab. Subang Rp. 27.500
Kab. Sumedang Rp. 30.000
Kab. Garut Rp. 30.000
Kab. Tasikmalaya Rp. 28.750
Kota Tasikmalaya Rp 30.000, Kab. Majalengka Rp 27.500
Kab. Kuningan Rp. 30.000
Kab. Indramayu Rp. 30.000
Kab. Cirebon Rp 27.500
Kota Cirebon Rp. 35.000
Kab. Ciamis Rp 30.000
Kota Banjar Rp 25.000
Kabupaten Pangandaran Rp. 25.000.

Demikian besaran membayar zakat fitrah tersebut adalah harga yang ditetapkan mengikuti standar harga yang berlaku di masing-masing daerah.

Tata Cara Membayar Zakat Fitrah

Pembayaran zakat fitrah pada umumnya dilakukan di akhir bulan Ramadhan.

Zakat fitrah bisa dikatakan merupakan penyempurna ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Namun untuk membayar zakat fitrah ini tidak serta merta dilakukan ala kadarnya.

Ada beberapa ketentuan atau tata cara yang perlu dilakukan.

Semisal Anda bisa menunaikan membayar zakat fitrah melalui Baznas dan lembaga DKM lingkungan Anda setempat.

Berikut ini tata cara membayar zakat fitrah dilansir dari harakahsilamiyah.com.

1. Membayar zakat fitrah dalam bentuk makanan pokok (beras/gandum) atau uang seharga makanan pokok tersebut.

2. Takar makanan pokok tersebut sesuai besaran membayar zakat yakkni 1 sha’ atau 2,5 kilogram.

3. Waktu membayar zakat fitrah boleh ditunaikan sejak awal bulan Ramadhan.

Namun pada umumnya bisa dilakukan 3 hari menjelang hari raya Idul Fitri atau akhir Ramadhan.

4. Ketika menyerahkannya maka membaca niat membayar zakat fitrah.

Berikut ini doa niat membayar zakat fitrah untuk diri sendiri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardha lillahi ta’ala

Artinya:

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardhu karena allah taala.”

Pembayaran zakat fitrah pun dapat dilakukan dengan cara diwakilkan.

Bila Anda membayar zakat fitah untuk diri sendiri dan seluruh keluarga maka mambaca doa niat berikut ini.

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami’i ma yalzimuniy nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala

Artinya:

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku fardhu karena allah taala.”

• Jangan Sampai Tak Sah, Ini Waktu-waktu yang Tepat untuk Membayar Zakat Fitrah di Bulan Ramadhan

Dalam islam membayar zakat fitrah merupakan salah satu rukun Islam.

Oleh karena itu membayar zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap muslim.

Zakat fitrah dikeluarkan setahun sekali saat bulan Ramadhan menjelang idul fitri.

Dikutip dari Baznas, Zakat berarti harapan untuk berkah, membersihkan jiwa dan memupuk berbagai kebaikan.

Sebagaimana terkandung dalam firman Allah SWT QS. At Taubah:103.

خُذْ مِنْ أَمْوَٰلِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَوٰتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْ ۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Khuż min amwālihim ṣadaqatan tuṭahhiruhum wa tuzakkīhim bihā wa ṣalli ‘alaihim, inna ṣalātaka sakanul lahum, wallāhu samī’un ‘alīm

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka.

Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Allah SWT juga berfirman dalam surat Al Baqarah:43 tentang kewajiban membayar zakat.

وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ وَٱرْكَعُوا۟ مَعَ ٱلرَّٰكِعِينَ

Wa aqīmuṣ-ṣalāta wa ātuz-zakāta warka’ụ ma’ar-rāki’īn

“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku.” (QS. Al-Baqarah: 43)



Sumber : tribunjabar.id 

You might also like