Inilah Potret Interior Replika Rumah Nabi Muhammad SAW, Sarat Kesederhanaan hingga Sahabat Menangis

228

Sebelum menjadi tempat ibadah, Masjid Nabawi dahulu merupakan rumah Nabi Muhammad SAW.

Rumah Rasulullah SAW tersebut sempat membuat Umar bin Khattab menangis lantaran kesederhanaannya. Seperti apa?

Bulan Ramadhan biasanya digunakan oleh kaum muslim untuk berlomba-lomba berbuat kebaikan.

Pasalnya di bulan tersebut, amalan kebaikan seseorang memiliki nilai yang berlipat ganda.

• Aa Gym Beri Pesan untuk Bos BUMN Erich Tohir dan Hotman Paris Hutapea, Soal Jujur dan Kematian?

Selain berlomba dalam hal kebaikan, di Bulan Ramadhan tak ada salahnya untuk memperbanyak pengetahuan mengenai sejarah Islam.

Salah satu sejarah yang menarik untuk ditelusuri ialah Masjid Nabawi.

Sebelum menjadi tempat untuk beribadah, Masjid Nabawi dulunya merupakan rumah Nabi Muhammad SAW.

Dalam buku karangan Dr Muhammad Ilyas Abdul Ghani yang bertajuk History of Madinah Munawwarah, rumah Nabi Muhammad SAW mencerminkan kesederhanaan serta kerendahan hati Rasulullah.

Replika rumah Nabi Muhammad SAW (islamtics.com)
Replika rumah Nabi Muhammad SAW (islamtics.com) ()

Bahkan, Umar Bin Khattab sempat menangis saat melihat kondisi rumah Nabi Muhammad SAW.

Lantas seperti apa sebenarnya interior rumah Rasulullah SAW sebelum akhirnya menjadi Masjid Nabawi yang megah seperti sekarang?

Berikut ini TribunStyle rangkum replika rumah Nabi Muhammad SAW yang sempat dipajang di Jeddah:

1. Atap

Replika atap rumah Nabi Muhammad SAW (islamtics.com)
Replika atap rumah Nabi Muhammad SAW (islamtics.com) ()

Sebuah replika yang dipajang di Jeddah, Saudi Arabia sempat memperlihatkan interior rumah Nabi Muhammad.

Replika tersebut dibuat berdasarkan narasi di dalam hadist.

Atap rumah Rasulullah begitu sederhana karena terbuat dari ranting pohon palem.

Tak heran bila hujan turun, maka rumah Nabi Muhammad akan basah.

2. Pintu

Replika pintu rumah Nabi Muhammad SAW (islamtics.com)
Replika pintu rumah Nabi Muhammad SAW (islamtics.com) ()

Tak hanya atap yang sederhana, pintu masuk pun juga demikian.

Pintu masuk hanya terbuat dari tirai.

Sehingga tamu yang datang tidak mengetuk melainkan memanggil nama Rasulullah (Surat Al Hujurat).

3. Area tidur

Replika area tidur di rumah Nabi Muhammad SAW (islamtics.com)
Replika area tidur di rumah Nabi Muhammad SAW (islamtics.com) ()

Rumah dengan satu ruangan tersebut memiliki area tidur.

Jauh dari kata mewah, area tersebut terdiri dari alas dan bantal yang terbuat dari batu bata.

Umar bin Khattab sempat menangis saat berkunjung dan melihat rumah Rasulullah.

Sahabat Nabi tersebut merasa iba lantaran rumah Rasulullah begitu sederhana sementara Caesar dan Khosrau hidup di tempat yang jauh lebih baik.

Rasulullah kemudian menenangkan Umar bin Khattab dengan mengatakan ‘Wahai putra Khattab, apa kamu tidak rela bila mereka hanyalah memiliki itu di dunia saja, sementara nanti di akhirat akan menjadi milik kita?’.

4. Area dapur

Replika dapur di rumah Nabi Muhammad SAW (islamtics.com)
Replika dapur di rumah Nabi Muhammad SAW (islamtics.com) ()

Tempat untuk memasak di rumah Nabi Muhammad juga nampak seadanya.

Panci air disebutkan terbuat dari kulit dan turban.

Pada potret area dapur, terlihat tombak, busur, panah, serta pedang.

5. Area makan

Replika area makan di rumah Nabi Muhammad SAW (islamtics.com)
Replika area makan di rumah Nabi Muhammad SAW (islamtics.com) ()

Sama seperti spot lainnya, area makan juga begitu sederhana.

Foto diatas juga memperlihatkan tongkat yang digunakan oleh Nabi Muhammad untuk bersandar saat sedang memberik khutbah.

Tak hanya itu, tongkat tersebut juga digunakan Rasulullah SAW untuk berjalan.

Potret Lokasi Rumah Tempat Kelahiran Nabi Muhammad SAW, Lihat Cara Saudi Agar Tempat Ini Tidak Dikeramatkan

Sementara itu, inilah rumah tempat Nabi Muhammad SAW dilahirkan yang ternyata hingga kini masih berdiri kokoh dan terawat.

Nabi Muhammad SAW adalah panutan yang patut dicontoh oleh seluruh umat Islam di muka bumi ini.

Nabi terakhir inilah yang menyebarkan agama Islam di seluruh dunia.

Nabi Muhammad SAW dilahirkan di kawasan Makkah, Arab Saudi, dan ternyata rumah tempat dilahirkannya Rasulullah hingga kini masih kokoh berdiri.

Rumah peninggalan Rasulullah (YouTube Alman Mulyana)
Rumah peninggalan Rasulullah (YouTube Alman Mulyana) ()

Rumah peninggalan Rasulullah tersebut kini dirawat dan dialihfungsikan menjadi perpustakaan.

Hal ini dijelaskan melalui video yang diunggah dari akun YouTube Alman Mulyana.

Lalu, seperti apa potret rumah dilahirkannya Nabi Muhammad SAW?

Berikut informasi yang TribunStyle.com himpun dari akun YouTube Alman Mulyana.

Rumah tempat dilahirkannya Rasulullah

Rumah peninggalan Rasulullah (YouTube Alman Mulyana)
Rumah peninggalan Rasulullah (YouTube Alman Mulyana) ()

Rumah peninggalan Nabi Muhammad SAW tersebut juga merupakan rumah tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Diketahui, Nabi Muhammad lahir dan besar di kawasan Masjidil Haram, Makkah.

Beliau dilahirkan pada tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Gajah atau tahun 571 Masehi.

Meski sudah ribuan tahun yang lalu, hingga kini rumah kelahiran Rasulullah tersebut masih berdiri dengan kokoh.

Kini, rumah Rasulullah tersebut telah dialihfungsikan oleh pemerintah setempat.

Sudah dipugar

Rumah peninggalan Rasulullah yang sudah dipugar (YouTube Alman Mulyana)
Rumah peninggalan Rasulullah yang sudah dipugar (YouTube Alman Mulyana) ()

Seiring berjalannya waktu, pemerintah setempat sudah banyak melakukan pemugaran pada rumah Rasulullah.

Kini, rumah peninggalan Rasulullah tersebut telah berbentuk bangunan dengan arsitektur tahun 1900-an.

Pemeritah setempat memugar bangunan peninggalan Rasulullah bukan tanpa alasan.

Hal ini bertujuan untuk melindungi akidah dan keyakinan umat Islam dari sikap syirik kepada Allah.

Pemerintah Arab Saudi tidak ingin umat Islam mengkeramatkan situs peninggalan sejarah ini.

Tak terkecuali pada tempat dilahirkannya Nabi Muhammad SAW.

Meski sudah dipugar, masyarakat masih bisa melihat rumah tempat dilahirkannya Rasulullah.

Rumah tersebut masih berdiri kokoh hingga saat ini dan berada di kompleks Masjidil Haram.

Dialihfungsikan menjadi perpustakaan

Rumah peninggalan Rasulullah yang dialihfungsikan menjadi perpustakaan (YouTube Alman Mulyana)
Rumah peninggalan Rasulullah yang dialihfungsikan menjadi perpustakaan (YouTube Alman Mulyana) ()

Selain memugarnya, pemerintah setempat juga mengalihfungsikan rumah peninggalan Rasulullah ini menjadi perpustakaan.

Perpustakaan tersebut diberi nama Maktabah Makkah Mukaramah.

Meskipun dialihfungsikan, tidak semua orang boleh masuk kedalam perpustakaan ini.

Di area rumah peninggalan Rasulullah ini juga dijaga oleh sejumlah petugas yang menjaganya.

Ada larangan di Maktabah Makkah Mukarramah

Larangan di rumah peninggalan Rasulullah (YouTube Alman Mulyana)

Dilansir dari akun YouTube Alman Mulyana, di Maktabah Makkah Mukarramah atau rumah peninggalan Rasulullah ini ternyata ada beberapa larangan.

Salah satunya adalah dilarang menjalankan ibadah menghadap pada rumah ini.

Selain itu, pengunjung juga dilarang untuk mencoret-coret atau mengusap-usap rumah peninggalan Rasulullah.

Menghadap langsung ke Kabah dan Zam-zam Tower

Rumah peninggalan Rasulullah yang menghadap langsung ke Kabah dan zam-zam tower (YouTube Alman Mulyana)
Rumah peninggalan Rasulullah yang menghadap langsung ke Kabah dan zam-zam tower (YouTube Alman Mulyana) ()

Rumah tempat dilahirkannya Nabi Muhammad SAW ini terletak di kampung Suuq Lail, Arab Saudi, dan berada di kawasan Masjidil Haram.

Jaraknya sangat dekat dengan Masjidil Haram dan menghadap langsung ke Kabah.

Selain itu, rumah peninggalan Rasulullah juga dekat dengan sumber air zam-zam, bahkan berhadapan langsung dengan zam-zam tower.



Sumber : tribunjabar.id 

You might also like