Jelang Panen Raya, Harga Bawang Mewah Segera Turun

10

SURABAYA – Kebutuhan bahan pokok merupakan salah satu perhatian pemerintah saat ini bulan puasa dan menjelang lebaran. Tidak terkecuali di tahun 2020 meski adanya pandemi COVID-19. Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto menyatakan pihaknya terus memantau pasokan 11 bahan pangan pokok.

Salah satu yang dipantau adalah harga bawang merah yang menunjukkan kenaikan di sejumlah daerah akibat pasokan yang berkurang efek dari waktu panen yang mundur.

Meski begitu, dia yakin pasokan dan harga bawang merah nasional akan berangsur menurun seiring dengan panen raya yang akan berlangsung di beberapa sentra dalam waktu dekat ini.

“Memang terjadi pergeseran musim tanam akibat anomali iklim. Akibatnya jadwal panen raya juga sedikit bergeser,” terangnya dalam keterangan resmi, Senin, 4 Mei 2020.

Dari data Early Warning System (EWS) Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, tercatat luas panen bawang merah pada Mei di 18 sentra utama diperkirakan mencapai 8.958 hektare (ha) dengan produksi mencapai lebih dari 67 ribu ton.

Sementara itu, kebutuhan bawang merah di wilayah Jabodetabek pada bulan ini sendiri ditaksir berjumlah 14.549 ton. Dari angka tersebut, Kementerian Pertanian meyakini produksi bawang merah bakal mencukupi.

Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) memperlihatkan bahwa harga rata-rata bawang merah di DKI Jakarta mulai naik pada pekan keempat Maret yang mencapai Rp 47.500 per kilogram (kg). Harga bawang merah terus merangkak naik dan mencapai level Rp 58.350 per kg pada pertengahan April.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes Yulia Hendrawati membenarkan bahwa panen raya di salah satu sentra produksi tersebut mundur akibat awal musim hujan yang baru terjadi pada Desember lalu.

“Memang sudah jadwalnya petani tanam padi dulu, baru sesudahnya tanam bawang merah. Mulai tanam raya juga baru bulan Maret kemarin. Kalau tanam di musim hujan biaya produksinya otomatis lebih mahal. Belum lagi ancaman serangan penyakit dan potensi kebanjiran di beberapa lokasi,” terang Yulia.

Dia mengatakan pasokan bawang merah ke Jakarta memang relatif berkurang. Namun panen raya akan terjadi beberapa hari menjelang Lebaran. Dia mengemukakan bahwa akan ada 1.600 hektare area yang siap panen pada Mei ini.

Sedangkan itu, Ketua Kelompok Tani Maju Jaya Desa Pasir, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak Abdul Rosyid mengatakan sebagian besar panen di wilayahnya akan dimulai pada pekan kedua Mei.

“Umur tanaman di sini rata-rata 30 sampai 40 hari, jadi kemungkinan mulai panen raya nanti minggu kedua bulan Mei,” kata Rosyid.

Sumber : Portal Surabaya

You might also like