Ketua Komisi II DPRD Jabar Minta Tunggakan Sewa Lapak dan Listrik Pedagang Kecil Ditoleransi

8

Ketua Komisi II DPRD Jabar, Rahmat Hidayat Djati meminta pengelola pasar maupun mall untuk memberikan toleransi tunggakan pembayaran lapak dan listrik pada para pedagang yang omzetnya anjlok akibat wabah Covid-19.

Politikus PKB itu mengatakan saat ini wabah virus corona tidak hanya menyebabkan emergency kesehatan, tapi juga masuk pada fase emergency ekonomi.

Ia mendapat antrean keluhan dari para pelaku usaha utamanya pelaku usaha kecil menengah dan para pedagang baik di pasar maupun di mall-mall.

“Dua hari yang lalu saya kedatangan komunitas para pedagang di pasar dan mall mengeluhkan kerugian akibat Covid-19 untuknya mereka meminta pengelola pasar maupun mall supaya memberikan toleransi tunggakan pembayaran sewa lapak maupun listrik,” kata Rahmat dalam rilisnya, Senin (4/5/2020).

• Mengapa Pertamina Belum Turunkan Harga BBM meski Harga Minyak Dunia Turun? Ini Penjelasan Pemerintah

Atas dasar itu Komisi II DPRD Jabar yang salah satunya membidangi perekonomian, berkesimpulan meminta semua pengelola pasar dan pengelola mall di kabupaten/kota untuk memberikan toleransi atau keringanan tunggakan baik sewa lapak maupun pembayaran listrik.

“Dan dinas terkait sudah kita minta untuk mengawal itu, apabila ada pengelola mall dan pengelola pasar tidak memberikan keringanan itu kami minta untuk ditindak tegas, karena ini soal kemanusiaan,”ujarnya.

Rahmat juga meminta kepada seluruh kab/kota yang akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Rabu (6/5/2020) bisa memperhatikan perekonomian masyarakat.

“Bukan hanya rapid test kesehatan masyarakat yang harus dilakukan, rapid test perkonomian juga harus dilakukan, salah satunya memperhatikan KUKM dan para pedagang kecil yang sangat butuh diperhatikan baik berupa bantuan langsung maupun bantuan kebijakan,” ujarnya.


Sumber : tribunjabar.id 

You might also like