Mampu Sihir Pencinta Musik Internasional, Berikut Deretan Lagu Didi Kempot yang Mendunia

8

Dunia hiburan kembali berduka, pelantun lagu ‘Pamer Bojo’, Didi Prasetyo alias Didi Kempot meninggal dunia di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo pada Selasa, 5 Mei 2020.

Seniman yang kerap dijuluki ‘The Godfahter of Broken Heart’ itu meninggalkan kancah musik Tanah Air dengan segudang karya dan prestasi.

Maestro yang baru-baru ini ditunjuk sebagai duta Anti Narkoba Indonesia karena keteguhannya dalam berkarya tanpa menyentuh barang haram, kini pergi dengan menyisakan sejuta kenangan.Baca Juga

Terbukti dari lini masa Twitter yang ramai mencuitkan #SombatAmbyarBerduka, setiap karya beliau selalu berkesan di hati berbagai kalangan.

Dilansir PikiranRakyat-Cirebon.com dari situs Antara, Didi Kempot yang telah malang melintang di dunia musik, telah berhasil menelurkan 700 judul lagu.

Dengan mayoritas karyanya yang bercerita tentang kegalauan dan patah hati, Didi berhasil mengemas 23 album sejak memulai karirnya di era 1980-an.

Berikut deretan lagu Lord Didi Kempot yang tembus kancah internasional meski dilantunkan dalam bahasa Jawa. 

Cidro

Tembang ‘Cidro’ menjadi awal bagi Lord Didi mengharumkan namanya di negeri Paman Sam, Amerika Selatan.

Kemudian, Cidro juga mengantarkannya ke Eropa, nama Didi jadi idola penggemar musik campursari di Suriname dan Belanda.

“Saya nyanyi ada satu lagu Jawa judulya ‘Cidro’. Di Indonesia kurang terkenal, ternyata ada turis Suriname di Indonesia, domisili di Belanda, lagu itu lalu diputar di radio Amsterdam, lagunya digemari sekali,” ujar Didi.

Layang Kangen

Selepas lagu Cidro menyita perhatian pecinta musik campurasari di Belanda, kembali berulang lagu kedua Didi kala itu juga berhasil tenar di sana.

Lagu yang digarap Lord Didi 24 tahun silam ini, Layang Kangen berhasil masuk tangga lagu di Rotterdam, Belanda.

Stasiun Balapan

Lagu yang bercerita mengenai kesetiaan yang berakhir dengan pengkhianatan ini merupakan lagu paling berkesan bagi Didi.

Meski Cidro dan Layang Kangen telah lebih dulu tenar di luar negeri, namun Stasiun Balapan mampu menyihir publik internasional sehingga dalam waktu sekejap mampu meroketkan namannya.

Kangen Nickeri

Lagu ini diciptakan Didi saat terinspirasi dengan suasana daerah Suriname di Belanda. Kangen Nickeri sering ditampilkan dalam hari-hari besar Belanda oleh para petinggi negeri.

Diketahui, Nickerie adalah nama satu distrik di Suriname.

Joget Sikep

Warga Belanda begitu beruntung dapat terus mendengarkan karya sang Maestro yang begitu indah, lagu Joget Sikep juga kembali ia bawakan di Suriname Belanda, dan membuat mereka terkagum-kagum.

Seakan tak lekang ditelan zaman, hingga kini lagu Didi Kempot masih banyak yang populer seperti, Pamer Bojo, Sewu Kutho, Parang Tritis, Banyu Langit, Pantai Kalyar, dan Cucak Rowo.***

Sumber : PIKIRAN RAKYAT

You might also like