Manajemen Kebun Binatang Bandung Bakal Korbankan Rusa untuk Makanan Macan Tutul

3

BANDUNG RAYA – Manajemen Kebun Binatang Bandung bakal mengorbankan rusa untuk makanan hewan jenis karnivora.

Langkah itu diambil jika biaya operasional pakan satwa terus menyusut.

Humas Kebun Binatang Bandung, Sulhan Syafi’i, mengatakan, setiap bulan biaya operasional untuk pakan seluruh hewan menghabiskan hampir Rp 300 juta.

Sejak pendemi Covid-19Kebun Binatang Bandung terpaksa menutup operasionalnya.

Anggaran yang dimiliki saat ini, kata dia, hanya cukup untuk empat bulan ke depan.

“Kami punya dana cukup sampai bulan Juli. Kalau pandemi virus corona terus berlangsung, maka kami sudah siapkan opsi-opsi. Salah satunya mengorbankan rusa untuk macan tutul atau harimau,” ujar Sulhan, saat dihubungi Sabtu (2/5/2020).

Kebun binatang Bandung, kini memiliki tiga ekor macan tutul, dua ekor harimau bengala, tiga ekor singa, dan dua harimau sumatera.

Setiap ekor hewan buas itu, rata-rata per harinya membutuhkan 10 kg daging campuran sapi dan ayam.

Kebutuhan pakan hewan jenis karnivor diakui Sulhan memang paling mahal, jika dibanding buah-buahan untuk kebutuhan pakan hewan primata.

Begitu pula untuk hewan yang memakan rumput, seperti gajah, masih bisa mengandalkan suplai dari daerah Kabupaten Sumedang.

“Biasanya mereka, kan, makan sekali, besoknya tidak makan. Memang seperti itu sistem makannya. Nah sekarang kami kurangin jatahnya jadi 8 kg,” katanya.

Ia menjamin hewan yang berada di kebun binatang masih dirawat dengan baik meski statusnya ditutup sementara sejak 24 Maret 2020.

Puluhan karyawan pun masih bekerja untuk merawat semua binatang, termasuk fasilitas penunjangnya.

“Kondisi seperti sekarang memang menguras cadangan biaya operasional. Makanya, karyawan harian ada yang dirumahkan sementara. Sekarang kami mengandalkan sekitar 64 karyawan tetap untuk bekerja di kebun binatang, membersihkan kandang atau ngasih makan satwa,” ucapnya.



Sumber : tribunjabar.id 

You might also like