Masa Berlaku SIM Habis 17 Maret-29 Mei 2020 Bisa Diperpanjang 2 Juni-31 Juli 2020

5

ITHRS.ID – Warga Jawa Barat yang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) nya habis pada 17 Maret-29 Mei 2020 diberi keringanan akibat pandemi.

Masyarakat Jabar dapat melakukan perpanjangan dari 2 Juni-31 Juli 2020 mendatang.

“Ini merupakan keringanan yang diberikan oleh Korps Polisi Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri. Jadi masyarakat yang tadinya batas pembuatannya hingga 29 Juni 2020, diperpanjang menjadi 31 Juli 2020,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Saptono Erlangga Waskitoroso, di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung pada Rabu 8 Juni 2020.

Menurut Erlangga‎ penambahan masa perpanjangan SIM itu dilakukan berdasarkan analisa dan evaluasi di saat pandemi.

Ditambah dengan analisa jumlah pendataan penerbitan SIM pada Maret sampai Mei 2015 lalu.

Seorang ahli jantung berusia 89 tahun mengungkapkan rahasia kehidupan dan kesehatannya yang luar bia

Serta perkembangan situasi peningkatan tajam jumlah antrean peserta perpanjangan SIM di beberapa satuan pelayanan administrasi lalu lintas.

“Sehingga diputuskan perlu dilaksanakan perpanjangan dispensasi penerbitan SIM. Namun, ada Polda yang tidak diberikan dan ada pula Polda yang diberikan perpanjangan dispensasi penerbitan SIM. Hal tersebut dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19,” katanya.

Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Komisaris Besar Eddy Djunaedy mengatakan, Polda Jabar diberikan perpanjangan dispensasi selama satu bulan. Waktunya kata Eddy yaitu dari 1 Juli 2020 sampai dengan 31 Juli 2020. Hal ini berdasarkan Surat Telegram Kapolri yang ditandatangani Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono. tanggal 9 Juni 2020.

“Jadi untuk di Polda Jabar masa berlaku SIM yang habis tanggal 17 Maret sampai dengan 29 Mei 2020 dapat diperpanjang dari 2 Juni 2020 sampai dengan 31 Juli 2020,” ucapnya.

Polda Jabar dan jajaran pun diketahui kembali membuka layanan pembuatan dan perpanjangan SIM, STNK dan BPKB. Layanan pembuatan ini dilakukan di satpas-satpas yang ada di Polda Jabar termasuk samsat-samsat yang ada di bawah naungan Polda Jabar.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Telegram Nomor ST/1537/V/UAN.I.I/2020 tanggal 29 Mei 2020. Surat telegram tersebut ditandatangani oleh Kakorlantas Polri, Inspektur Jenderal Istiono.

Pada surat telegram tersebut dijelaskan bahwa‎ pelayanan satpas di polres-polres, samsat, dan BPKB dibuka kembali. Hanya saja dengan tetap mempedomani protokol kesehatan secara ketat menuju tatanan kehidupan normal baru atau new normal.

Sementara itu, proses perpanjangan SIM di Satpas Polrestabes Bandung, Jalan Jawa dan beberapa outlet SIM online keliling diserbu masyarakat. Mereka tak mengindahkan physical dan social distancing.

Dokter menyembunyikan kebenaran! Cara mudah untuk menghilangkan varises dalam waktu 4 hari

Masyarakat terpaksa antre berjam-jam dalam kerumunan. Dalam situasi seperti itu, diwarnai aksi tak terpuji dari salah seorang petugas. Seorang polisi diduga menawarkan jasa mempercepat proses perpanjangan SIM dengan membayar Rp 300.000.

Sumber : Pikiran Rakyat

You might also like