Meski Mengaku Tak Terlalu Mampu, 12 KK Ikhlas Mengembalikan BLT

10

Sebanyak 12 kepala keluarga Warga Desa Sirau Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah mengembalikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada Bupati Banyumas.

Ke 12 orang tersebut dengan diantar oleh kepala desa dan camat mendatangi kabupaten untuk menyerahkan BLT langsung kepada Bupati Banyumas Achmad Husein.

Pengembalian bantuan BLT diserahkan secara simbolis
di Pendopo Sipanji Purwokerto Rabu 6 Mei 2020 sore.

Kepala Desa Sirau, Kecamatan Kemranjen, Mualiful Khasan mengatakan, sesuai arahan Bupati, kepada pihak desa dan kelurahan agar ikut mengawasi penerimaan bantuan tunai dari pemerintah kepada warga terdampak COVID-19

Setelah pemantauan dan dilakukan verifikasi ulang, ternyata ada warga yang masih mampu tapi menerima BLT.

“Sebab ada warga yang lebih membutuhkan akan tetapi tidak menerima BLT. Sementara yang lainnya tergolong mampu tapi menerima bantuan.

Sehingga BLT yang salah sasaran tersebut kami upayakan untuk diberikan kepada yang lebih berhak,” kata Mualiful.

Pihak Desa kemudian melakukan pendekatan secara kekeluargaan kepada warganya.

“Kami sebelumnya melakukan musyawarah dengan warga yang masih mampu tapi menerima BLT, meminta kesediaan mereka untuk ikut membantu sesamanya yang lebih membutuhkan dengan cara mengembalikan kepada yang berhak atas BLT,” jelasnya.

Ternyata sebanyak 12 KK yang bersedia mengembalikan, kami sangat bersyukur mèreka menyadari kondisi yang sedang sulit ini,” kata Mualiful.

Diakui ke 12 kepala keluarga yang mengembalikan BLT sebenarnya juga kondisi ekonominya tidak begitu mampu.

Akan tetapi melihat ada warga sekitarnya yang lebih membutuhkan mereka dengan ikhlas mengembalikan.

“Tapi kepada bupati kami sangat berharap pengganti penerima ke 12 BLT juga warga Sirau. Sebab masih banyak warga kami masih banyak yang membutuhkan,” ujar Kades Sirau.

Salah satu warga yang mengembalikan BLT, Siti Chasanah, warga RT 02 RW 06 mengungkapkan bahwa dirinya bersama 12 warga lainya seharusnya menerima program BLT untuk warga yang terimbas adanya wabah COVID-19.

“Sebenarnya kami juga bukan berasal dari keluarga kaya. Hidup kami biasa saja, sebetulnya juga berhak atas BLT,” tambahnya

Tapi atas kesadaran dan keikhlasan karena ada warga lain yang lebih membutuhkan.

Saya bersama dengan 11 penerima lainnya menyerahkan kembali BLT kepada pemerintah untuk diserahkan kembali kepada yang lebih berhak,” katanya.

Bupati Banyumas Achmad Husein, mengapresiasi langkah keduabelas Warga Sirau yang berinisiatif mengembalikan program BLT.

Menurutnya karena luar biasa, dirinya mengundang mereka datang ke pendopo.

Sesuai mekanisme, bantuan sosial tersebut bisa dikembalikan tetapi juga harus dilaporkan dulu ke Mensos.

“Terima kasih bapak ibu atas keiklasan mau mengembalikan bantuan. Pasti kan ini tidak ada paksaan dari Pak Camat dan Kepala Desa,” kata Bupati menegaskan.

Menurutnya hal tersebut benar-benar luar biasa, di saat semua dalam kesulitan ada orang yang sudah tercatat mendapat bantuan dengan sadar dan iklas mengembalikan untuk dialihkan kepada orang lain yang membutuhkan.

BTL sebesar Rp 600 ribu per bulan dan akan diterima selama tiga bulan ke depan.***

Sumber : PIKIRAN RAKYAT

You might also like