Patut Ditiru! Saat Bidan Desa di Seram Dijemput karena Kena Corona, Warga Kompak Beri Doa & Dukungan

50

ITHRS.ID – Warga Desa Kairatu, Kabupaten Seram bagian Barat, Maluku patut menjadi contoh.

Alih-alih bersikap defensif dan mengucilkan warganya yang terpapar corona, mereka justru memberikan dukungan dan menyampaikan doa saat seorang bidan desa terpapar.

Aksi solidaritas ditunjukkan oleh sejumlah warga di Desa Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, kepada bidan yang diduga terpapar Covid-19, Kamis (14/5/2020).

Viral di media sosial video sejumlah warga di Desa Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, mendoakan seorang bidan yang diduga terpapar Covid-19.(tangkapan layar)
Viral di media sosial video sejumlah warga di Desa Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, mendoakan seorang bidan yang diduga terpapar Covid-19.(tangkapan layar) ()

Tampak warga berada di sekitar mobil ambulans memberikan semangat kepada bidan yang berada di dalam ambulans.

Jendela ambulans terbuka, tampak seorang bidan mengenakan jilbab menatap ke luar.

Seorang warga laki-laki mengajak orang-orang di situ untuk berdoa.

“Katong samua, gandong-gandong muslim samua berdoa, jangan takut, jangan takut, Tuhan beserta engkau,” kata warga tersebut dengan suara bergetar dan menangis.

Dalam doa, dia meminta agar Tuhan melindungi bidan tersebut. Dia meyakinkan bidan itu bahwa Tuhan menyertai.

“Tuhan, kau lindungi dia, minta kekuatan kesehatan, sembuhkan dia,” kata warga itu.

Kejadian yang dikoordinasikan oleh relawan lawan Covid-19 Desa Kairatu tersebut pun menjadi viral di media sosial.

Diketahui perisitiwa terjadi di perbatasan Desa Kairatu dan Desa Waimital, Kamis (14/5/2020).

Bidan reaktif saat rapid test

Ilustrasi rapid test Covid-19.

Ilustrasi rapid test Covid-19. (SHUTTERSTOCK)

Koordinator lawan Covid-19 Desa Kairatu, Gidion Siwalette mengatakan mendapat informasi mengenai bidan yang dinyatakan reaktif saat rapid test corona.

Dia dan kawan-kawan berinisiatif memberikan dukungan agar bidan tetap semangat.

“Jadi setelah kami mendapat informasi semua petugas medis di Puskesmas Kairatu menjalani rapid test pada tanggal 13 Mei kemarin, dan hasilnya ada satu bidan berinisial N yang reaktif, sehingga diputuskan untuk dibawa ke Ambon.

Jadi kami langsung bikin aksi solidaritas,” ujar Gidion saat dihubungi Kompas.com dari Ambon, Jumat (15/5/2020).

Ilustrasi virus corona yang merebak di Indonesia.(Shutterstock)

Menyanyikan lagu persaudaraan

Sebelum pembacaan doa seperti dalam video viral, mereka juga sempat bernyanyi bersama-sama.

“Sebelum doa itu, kita datang ke puskesmas juga dan menyanyikan lagi gandong, lagu persaudaraan. Kita berikan motivasi kepada mereka semua para petugas medis, khususnya bidan yang reaktif rapid test itu,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Barat, Johanes Tappang, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Itu di Desa Kairatu, kemarin. Mereka bikin aksi solidaritas untuk mendukung bidan itu,” ujar dia.

Update Corona per Kamis 14 Mei 2020

Pemerintah kembali memperbaharui data kasus Covid-19 di Indonesia, Kamis (14/5/2020).

Informasi tersebut disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Kamis sore.

Yuri mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun pemerintah hingga Kamis pukul 12.00 WIB, ada penambahan 568 kasus baru Covid-19.

“Dengan demikian total ada 16.006 kasus positif Covid-19 (di Indonesia) sampai saat ini, ” ujar Yuri.

Berdasarkan data yang dipaparkannya, kasus baru pasien positif Covid-19 tersebar di 26 provinsi, antara lain DKI Jakarta, Jawa Timur, Sumatera Barat dan Sulawesi Selatan.

Sementara itu, penularan kasus Covid-19 hingga saat ini terjadi 382 kabupaten/kota yang berada 34 provinsi.

Merujuk kepada data pemerintah, kasus penularan Covid-19 secara total terbanyak berada di DKI Jakarta dengan 5.688 kasus.

Kemudian disusul Jawa Timur dengan 1.863 kasus, Jawa Barat 1.565 kasus, Jawa Tengah 1.066 kasus dan Sulawesi Selatan 840 kasus.

Pemerintah juga mencatat ada penambahan 231 pasien yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

“Dengan demikian, total pasien sembuh ada 3.518 orang,” tutur Yuri.

Kemudian, Yuri menyatakan kabar duka dengan masih adanya penambahan kasus Covid-19 yang meninggal dunia.

Ada penambahan 15 pasien yang tutup usia setelah sebelumnya dinyatakan positif virus corona.

“Sehingga jumlah pasien meninggal dunia menjadi 1.043 orang,” ujar Yuri

Berikut ini sebaran kasus Covid-19 di 34 provinsi berdasarkan data yang dihimpun pemerintah hingga 14 Mei 2020 :

1. Aceh: total 17 kasus

2. Bali: tambah 5 kasus, total 337 kasus

3. Banten: tambah 13 kasus baru, total 593 kasus

4. Bangka Belitung: total 29 kasus

5. Bengkulu: tambah 2 kasus, total 42 kasus

6. DIY: tambah 4 kasus, total 185 kasus

7. DKI Jakarta: tambah 134 kasus, total 5.688 kasus

8. Jambi: tambah 1 kasus, total 66 kasus

9. Jawa Barat: tambah 9 kasus, total 1.565 kasus

10. Jawa Tengah: tambah 43 kasus, total 1.066 kasus

11. Jawa Timur: tambah 91 kasus, total 1.863 kasus

12. Kalimantan Barat: total 129 kasus

13. Kalimantan Timur: tambah 8 kasus, total 238 kasus

14. Kalimantan Tengah: tambah 3 kasus, total 223 kasus

15. Kalimantan Selatan: tambah 3 kasus, total 294 kasus

16. Kalimantan Utara: total 138 kasus

17. Kepulauan Riau: total 111 kasus

18. NTB: tambah 6 kasus, total 350 kasus

19. Sumatera Selatan: tambah 119 kasus,total 441 kasus

20. Sumatera Barat: tambah 32 kasus, total 371 kasus

21. Sulawesi Utara: tambah 1 kasus, total 83 kasus

22. Sumatera Utara: tambah 2 kasus, total 202 kasus

23. Sulawesi Tenggara: total 166 kasus

24. Sulawesi Selatan: tambah 37 kasus, total 840 kasus

25. Sulawesi Tengah: tambah 9 kasus, total 111 kasus

26. Lampung: total 66 kasus

27. Riau: tambah 6 kasus, total 94 kasus

28. Maluku Utara: tambah 3 kasus, total 81 kasus

29. Maluku: tambah 12 kasus, total 62 kasus

30. Papua Barat: tambah 18 kasus, total 88 kasus

31. Papua: tambah 4 kasus, 332 kasus

32. Sulawesi Barat: Tambah 1 kasus baru, total 74 kasus

33. NTT: total 19 kasus

34. Gorontalo: tambah 2 kasus, total 21 kasus

Dalam proses verifikasi: 21 kasus

Total: 16.006 kasus

(Kompas.com/Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty/Dian Erika Nugraheny)



Sumber : tribunjabar.id  

You might also like