Pemudik Lolos Lewat Jalur Tikus, Pemda Perlu Turun Tangan

153

Jakarta – 

Di tengah larangan mudik Lebaran tahun ini demi mencegah penularan virus Corona (COVID-19), ternyata masih banyak pemudik colongan yang lolos penyekatan. Jalan tikus yang tidak ada pemeriksaan petugas menjadi alternatif.

Memang, di beberapa titik kepolisian telah mendirikan pos penyekatan sehingga jika ada pemudik yang lewat maka akan diminta putar balik. Tapi, pemudik yang nekat pulang kampung itu mungkin tak kehabisan akal dengan mencari jalan tikus.

Pengamat Transportasi dari Institut Studi Transportasi Darmaningtyas, mengatakan petugas kepolisian pasti memilih lokasi strategis yang biasanya dilewati pemudik. Misalnya di tol Jakarta Cikampek.

Baca juga: Duh! Marak Tawaran Mengantar Mudik di Media Sosial

“Sementara mungkin nanti ada yang menyiasatinya lewat Cileungsi, terus masuk, lewat Puncak, nanti tembus di jalur selatan, itu kan ada. Meskipun memang agak riskan karena jalannya tidak sebagus jalan Pantura atau arteri lainnya,” sebut Tyas kepada detikOto, Selasa (28/4/2020).

Agar tak ada pemudik yang lolos saat larangan mudik, Tyas menyarankan agar pemerintah daerah di lokasi yang biasa menjadi jalur alternatif pemudik turun tangan. Pemerintah di kawasan itu harus mengawasi pemudik yang lewat jalur tikus.

“Jadi ketika ada kendaraan yang melintasi wilayahnya dan tidak normal dalam artian biasanya nggak dilewati, pemerintah daerah mestinya bisa melakukan penyetopan dan melaporkannya kepada polisi. Menurut saya peran dari pemda mengawasi itu tetap diperlukan,” kata Tyas.

Baca juga: Cegah Penyelundupan Pemudik, Polisi Sampai Periksa Muatan Truk

Sebelumnya, Kakorlantas Polri, Irjen Istiono, Polisi sudah menyiapkan strategi untuk menghalau pemudik. Istiono yakin pemudik yang nekat dan berupaya lolos lewat jalan tikus tetap akan bertemu pemeriksaan. Soalnya, polsek dan polres di kota-kota lain juga melakukan razia dan penyekatan.

“Mungkin lolos di jalan tikus ring pertama. Lalu nanti pasti terhadang dan terjaring pada pos penyekatan berikutnya hingga Jawa Tengah maupun Jawa Timur,” kata Irjen Istiono dikutip dari Antara.

“Mungkin lolos di Bekasi, tapi nanti pasti bertemu di jalan-jalan besar nasional misalnya lewat jalur tikus perbatasan Bekasi-Karawang. Itu dijaga dari Polsek Batujaya, Polres Karawang. Mereka bakal minta pemudik putar balik lagi menuju Kabupaten Bekasi atau Jakarta,” jelasnya.

Sumber : detik.com

You might also like