Setiap Bulan Puasa Jalan Dalem Kaum di Kota Bandung Ini Padat Pengunjung, Begini Kondisinya Sekarang

3

BANDUNG – Siapa tak kenal Jalan Dewi Sartika, Kepatihan hingga Jalan Dalem Kaum di Kota Bandung. Jalan di sekitar Alun-alun Bandung dengan sejarah panjang berdirinya Kota Bandung sejak tahun 1800-an awal.

Di sepanjang Jalan Dewi Sartika, Jalan Kepatihan hingga. Jalan Dalem Kaum, disanalah pusat warga se-Bandung Raya menghabiskan hasrat membeli segala kebutuhan, pusat belanja. Pakaian, CD bajakan hingga asli, tas, topi, makanan, mall, tempat hiburan, bioskop.

Segala komoditas ada disana‎. Makanya, kawasan itu tidak pernah sepi dari warga yang ingin menghabiskan uangnya untuk belanja atau sekedar jalan-jalan di mall yang lebih dari satu.

Kawasan pusat perbelanjaan itu, biasanya semakin ramai saat bulan puasa, seringkali berdesak-desakan orang berjalan kaki, belum lagi kendaraan roda empat dan roda dua.

Bulan puasa tahun ini, pusat belanja di Kota Bandung sepi. Pertokoan tutup. Pedagang kaki lima juga tutup.

Tidak ada kegaduhan orang belanja dan klakson kendaraan di saat macet karena pandemi virus corona.

Jalan Dewi Sartika Kota Bandung, Minggu (3/5/2020).
Jalan Dewi Sartika Kota Bandung, Minggu (3/5/2020). (tribunjabar/mega nugraha)

Pekan ini, Jalan Dewi Sartika dari arah Kebon Kalapa ditutup untuk menekan aktivitas masyarakat supaya tidak berkerumun. Sejauh mata memandang ke Jalan Dewi Sartika, hanya jalanan yang lengang.

“Ini kali pertama sekitar Jalan Dewi Sartika hingga Dalem Kaum sepi padahal lagi bulan puasa. Biasanya selalu berdesak-desakan oleh mereka yang ngabuburit atau belanja,” ujar Syarifah, pemilik kios minuman di Jalan Dewi Sartika, Minggu (3/5/2020).

Meski Jalan Dewi Sartika ditutup, sejumlah pengendara motor umumnya ojeg online masih tampak leluasa bergerak karena masuk lewat Jalan Balong Gede. Toko-toko pakaian tutup, termasuk penjual buku bekas tak terlihat.

Di Jalan Kepatihan, mall King yang legendaris menutup tokonya, kecuali Yogya Kepatihan yang masih buka untuk gerai-gerai bahan pangan.

Beberapa restoran masih buka dan ‎tidak untuk makan di tempat. Di halamannya, banyak dijumpai pengendara ojeg online. Mall Parahyangan yang menjual pakaian juga tutup.

Di Jalan Dalam Kaum, nyaris tidak ada toko yang buka. ‎Semua tampak lengang. Pelataran toko jadi tempat tidur dadakan para Tuna wisma yang biasa mendapat belas kasih saat bulan puasa.

“Setiap tahun saya selalu cari uang di sekitar Jalan Dalem Kaum, banyak yang ngasih. Tahun ini saya sengaja kesini, asa waas, sepi pisan. Semua gara-gara si virus corona,” ujar Neti (48), warga luar Bandung raya yang biasa ngemis d kawa‎san itu.

Di gang-gang kecil di Jalan Dalem Kaum tempat mangkal pedagang kaki lima seperti pedagang kupat tahu, bakso, minuman dan makanan lainnya, hanya tampak gerobaknya saja.

“Biasanya bulan puasa gini dagangan saya laku apalagi saat berbuka puasa. Banyak yang setelah belanja, makan minum di tempat saya,” ujar Rahmat (47), pemilik gerobak mi bakso.

Penyebaran virus corona di Indonesia yang terlacak pertama kali sejak 2 Maret kemudian terus bertambah membuat pemerintah memberlakukan pembatasan aktifitas warga di luar rumah, di sekolah hingga tempat keramaian.



Sumber : tribunjabar.id 

You might also like