Tiba dari Arab Saudi, 86 Warga Jabar Huni Pusat Isolasi Mandiri di Cimahi

22

Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat menjemput 86 warga yang baru tiba di Bandara Soekarno-Hatta.

Warga Jabar tersebut merupakan tenaga kerja di Arab Saudi, dan menghuni Pusat Isolasi Mandiri COVID-19 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jabar, Kota Cimahi, sementara ini.

Di pusat isolasi selain fasilitas kamar, para tenaga kerja juga dijamin  makanannya. Termasuk menu sahur dan berbuka bagi yang menjalani ibadah puasa Ramadhan 1441 H.

Laporan Antara mengutip siaran pers Humas Pemprov Jabar, para tenaga kerja juga akan menajalani tes swab denga metode Polimerase Chain Reaction (PCR) untuk memastikan ada tidaknya virus corona, Minggu, 3 Mei 2020.

“Hari ini kami akan lakukan pemeriksaan swab kepada seluruh tenaga kerja yang baru pulang dari luar negeri tersebut. Semua kami lakukan swab, di tempat yang sama di sini (BPSDM),” kata  Direktur Rumah Sakit Kesehatan Kerja (RSKK) dr Rd Vini Adiani Dewi.

Ia mengatakan pihaknya telah menyiapkan fasilitas kamar yang dilengkapi kebutuhan pribadi untuk semua peserta isolasi, termasuk kebutuhan pangan.

“Kami sudah menyiapkan kamar yang di dalamnya sudah berisi segala macam kepentingan pribadi, termasuk alat kebersihan pribadi, dan setiap hari kami berikan makanan untuk buka (puasa), sahur, makan pagi dan makan siang (bagi yang tidak berpuasa), kami sudah sediakan semuanya,” kata Vini.

Terkait penanganan lebih lanjut, Vini mengatakan bahwa hasil tes swab akan menentukan langkah perawatan yang akan diberikan kepada masing-masing peserta isolasi.

Jika hasilnya positif, peserta isolasi akan ditempatkan sesuai dengan protokol yang berlaku, jika hasilnya negatif, peserta isolasi diperbolehkan pulang setelah menjalani karantina selama 14 hari.

“Ketika swab-nya nanti negatif, maka selama dua minggu akan kami isolasi di sini, dikarantina di sini,” ujar Vini.

“Tetapi kalau misalnya nanti swab-nya positif, protokol terapinya akan berbeda. Jadi tergantung kondisi peserta karantina,” katanya.***

Sumber : PIKIRAN RAKYAT

You might also like