Warga Biarkan Pemuda Tewas di Tepi Jalan Gara Gara Takut Tertular Covid 19

337

Sabtu, 25 April 2020


Perasaan masyarakat kini sedang bercampur aduk bila melihat ada seseorang yang membutuhkan bantuan, seperti jatuh tergeletak di tempat umum.

Di dalam lubuk hati terdalam, ada rasa ingin segera membantu. Namun di sisi lain, perasaan takut akan tertular virus Covid-19 juga menghampiri, meski belum bisa dipastikan secara penuh jika orang tersebut benar terpapar virus Covid-19.

Namun sebagai bentuk kewaspadaan, banyak orang yang memilih untuk menghubungi petugas medis yang lebih memiliki wewenang dalam situasi ini.

Dan itu pula yang dilakukan oleh warga Dusun Palapi Tenggo, Desa Karya Bersama, Kabupaten Pasangkayu, ketika melihat seorang lelaki tumbang di tepi jalan Trans Sulawesi pada Kamis (23/4/2020).

Terlebih, pria yang teridentifikasi berinisial MK (21) itu merupakan orang asing, bukan warga setempat.

Sehingga mereka memilih aman, tidak menyentuh korban sebelum petugas medis yang dihubungi tiba di lokasi.

Beberapa saat kemudian, petugas medis yang ditunggu sampai di lokasi. Dengan menggunakan APD lengkap, petugas mengevakuasi jenazah MK ke dalam mobil ambulans.

“Pukul 13.00 Wita mayat korban dibawa menggunakan mobil ambulans jenazah RSUD Pasangkayu oleh petugas medis dengan mengunakan APD guna upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Kasat Reskrim Polres Pasangkayu AKP Pandu Arief Setiawan.

Dari hasil visum, tidak ditemukan luka atau bukti kekerasan pada tubuh korban.

“Kita belum bisa pastikan penyebab dia (korban) meninggal, keluarga korban juga menolak dilakukan autopsi. Korban memiliki riwayat sakit jiwa dan pernah berobat di RSJ Madani Kota Palu setahun yang lalu,” terang AKP Pandu, sekaligus mengakhiri. Demikian melansir today.line.me.

You might also like