Warga Desa Lembang Buka Puasa Ditemani Banjir, Tanggul di Hulu Sungai Cikapundung Jebol

17

LEMBANG – Ratusan rumah warga di wilayah RW 16, Desa Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) diterjang banjir tepat saat warga berbuka puasa, Minggu (4/5/2020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, banjir terjadi sekitar pukul 18.30 WIB setelah turun hujan deras yang mengguyur kawasan Lembang kurang lebih selama dua jam, hingga menyebabkan rumah warga terendam 50 sentimeter hingga 1 meter.

Banjir tersebut terjadi akibat tanggul di bantaran sungai atau hulu dari Sungai Cikapundung ini jebol lantaran tak kuat menahan derasnya aliran sungai hingga air masuk ke pemukiman warga.

“Tanggul yang jebol itu dibangun tiga tahun silam, mungkin sudah lama sehingga tidak kuat menahan derasnya arus sungai,” ujar Kepala Desa Lembang, Yono Maryono.

Ia mengatakan, akibat banjir tersebut menyebabkan sekitar 300 rumah warga terendam.

Yono memastikan tidak sampai ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Pihaknya bersama BPBD, Babinsa/Babinkamtibmas dan warga akan membuat tanggul sementara dari karung-karung yang berisi pasir sebelum tanggul tersebut diperbaiki untuk mencegah adanya banjir susulan.

“Antisipasi awal akan kami pasang karung-karung berisi pasir agar saat hujan datang tidak terjadi banjir seperti ini lagi,” ucapnya.

Warga setempat Dadan, mengatakan, banjir yang terjadi sempat merendam rumahnya setinggi kurang lebih 100 sentimer namun beruntung tak lama air langsung surut kembali.

“Saat kejadian saya sedang di rumah, pas tahu tanggul jebol, air tiba-tiba saja datang langsung masuk ke rumah-rumah warga,” katanya.

Akibat kejadian banjir ini sejumlah warga harus membersihkan rumah dan perabotan miliknya dari sisa-sisa lumpur dan genangan air.

“Kerugian paling ada arsip arsip serta beberapa barang rusak akibat terendam banjir,” ujar Dadan.



Sumber : tribunjabar.id 

You might also like