WarungMu Sediakan Sembako Gratis bagi Warga Terdampak Covid-19

11

Teras Masjid Mujahidin Jln. Sancang yang biasanya tempat lalu lalang jemaah kini makin ramai. Pasalnya, Pengurus Wilayah Muhammadyah (PWM) Jabar mengubah teras masjid menjadi  warung sembako gratis bertajuk  Muhammadyah (WarungMu). 

“WarungMu merupakan salah satu program yang digagas oleh MCCC (Muhammadiyah Covid-19 Command Centre) d  Jawa Barat  yang menyediakan bahan pokok gratis,” kata Sekretaris PWM Jabar, Ustaz Jam Jam Erawan, saat dihubungi, Minggu 3 Mei 2020.

WarungMu ikut mengantisipasi dampak ekonomi akibat wabah corona, terutama untuk para guru ngaji, muballigh, dan mahasiswa yang kehabisan ongkos.  “Warung ini juga terbuka bagi masyarakat yang tidak masuk pada data yang dibuat oleh pemerintah. Silakan warga mengakses warung sembako gratis ini,” ujarnya.

Baca Juga: PSBB Kota Sukabumi, Petugas Gabungan akan Paksa Turun Penumpang Angkot Jika Tak Patuh

Setelah warga diteliti kebenaran data pribadinya oleh petugas WarungMu, menurut Jam Jam, maka mereka dipersilahkan masuk bergiliran agar tak terjadi kerumuman. “Tiap warga yang membutuhkan bahan sembako yang dibutuhkan mulai dari beras, terigu, minyak goreng, gula, dan sarden. Kami menerapkan  standar protokol kesehatan mencegah wabah corona,” katanya.

Menurut Jam Jam, sumber dana untuk mendukung WarungMu berasal  dari para donatur lingkungan persyarikatan Muhammadiyah dan masyarakat umum melalui LazisMu.

“Kaum yang peduli kepada masyarakat dengan menyisihkan sebagian rezekinya. Banyak warga yang  tidak terdata oleh pemerintah sebagai penerima bantuan, padahal   mereka tetap harus makan seperti masyarakat lainnya,” katanya.

Disamping memberikan sembako, kata Jam Jam,  WarungMu sekaligus media untuk edukasi kepada masyarakat tentang wabah corona. “Ini juga media dakwah untuk mengingatkan bahwa dalam menyikapi musibah ini harus lebih sabar dan berikhtiar dengan tetap diam di rumah untuk memutus mata rantai virus ini. Jika terpaksa harus keluar, maka harus memakai masker, dan rajin  cuci tangan pakai sabun,” ujarnya.

Mengenai persyaratan agar warga bisa mendapatkan bantuan dari WarungMu, Jam Jam mengatakan,  semuanya didasari atas sikap kejujuran warga. “Kami hanya mengandalkan KTP dan kalau perlu ditambah ada surat keterangan dari RT/RW setempat. Kalau warga yang tak terdata pemerintah sebagai penerima bantuan, maka silakan datang ke WarungMu,” ujarnya.

Dari sebulan ini beroperasi, menurut Jam Jam, sebanyak  80 persen masyarakat umum yang datang dengan membawa KTP dan memang termasuk yang tidak mendapat bantuan dari pemerintah atau dari pihak lain. “Kami bermodalkan kejujuran dan ingin  melatih kejujuran warga, sehingga persyaratan mendapatkan sembako juga sangat mudah,” ujarnya. ***

Sumber : PIKIRAN RAKYAT

You might also like